Sabtu, 16 Juli 2011
Mahasiswa Kampar Sweeping Anggota DPRD
Mahasiswa Kampar Sweeping Anggota DPRD
Headline News Kamis, 24 Juni 2010 13:07 WIB
Metrotvnews.com, Pekanbaru: Mahasiswa Kabupaten Kampar, Riau, melakukan sweeping terhadap anggota dewan di Gedung DPRD Riau. Mahasiswa menuntut wakil rakyat di DPRD membahas sengketa wilayah antara Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu yang berlarut-larut.
Sekitar 20 mahasiswa kampar memeriksa setiap ruangan di Gedung DPRD Riau, Pekanbaru. Mereka memaksa anggota Komisi A membahas masalah sengketa perbatasan Kampar dan Rokan Hulu. Dalam aksinya mahasiswa menghentikan rapat anggota Komisi B.
Setelah melakukan sweeping selama setengah jam, mahasiswa hanya menemukan dua anggota Komisi A, Bagus Santoso dan Masnur. Mereka mendesak Komisi A menggelar rapat untuk menyelesaikan konflik wilayah yang mencakup lima desa di perbatasan Kampar-Rokan Hulu itu.
Mahasiswa juga memaksa staf ahli gubernur Riau Tengku Khalil Jaafar menetapkan lima desa masuk ke Kabupaten Kampar. Namun hal itu ditolak, karena lima desa sudah ditetapkan masuk ke Kabupaten Rokan Hulu berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri.
Mahasiswa akhirnya menyerahkan surat rekomendasi kepada anggota Komisi A agar persoalan tapal batas yang berlarut-larut ini dibahas dalam rapat khusus. Mereka meminta Gubernur Riau Rusli Zainal, Bupati Kampar Burhanudin Husein dan Bupati Rokan Hulu Achmad hadir dalam rapat tersebut.(RIZ)
Pencopotan Spanduk di Rumah Bupati Kampar Ricuh
Pencopotan Spanduk di Rumah Bupati Kampar Ricuh
Headline News Minggu, 29 Mei 2011 19:02 WIB
Metrotvnews.com, Kampar: Ajudan Bupati Kampar dan Satpol PP mencopot spanduk yang dipasang warga di depan rumah bupati, Ahad (29/5). Pencopotan tersebut mendapat perlawanan dan warga kembali memasang spanduk.
Warga dan ajudan Bupati Kampar bernama Sugeng didatangi warga karena telah mencopot spanduk di depan rumah Bupati Burhanuddin Husein. Warga yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Kampar (FPPK) tidak terima atas pencopotan spanduk tersebut.
Spanduk yang bertuliskan masyarakat antipemimpin yang terjerat kasus hukum oleh KPK sengaja dipasang oleh masyarakat sejak dua hari lalu di depan rumah Bupati Kampar. Warga menduga bupati tidak terima atas isi spanduk yang dipasang. Kemudian memerintahkan ajudan dan Satpol PP untuk menurunkannya.
Bupati Kampar sudah tiga tahun terakhir ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus ilegal logging di Riau. Namun hingga saat ini ia belum juga ditahan.(DNI)
Jumat, 15 Juli 2011
Unjuk Rasa Menuntut Pengembalian Lahan Ricuh
Metrotvnews.com, Kampar: Unjuk rasa ratusan petani Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (15/7), berlansung ricuh. Massa yang menuntut penyelesaian sengketa lahan terlibat baku dorong dengan polisi yang membentuk barikade. Massa berupaya masuk ke Kantor Bupati Kampar.
Sekitar 200-an petani juga mendesak ingin bertemu bupati Kampar. Namun upaya itu diadang polisi. Para petani, yang sebagian besar perempuan menuntut hak mereka, yang secara diam-diam dikuasai perusahaan PT Raka.
Para petani mengklaim, PT Raka yang membuka lahan kelapa sawit menguasai lahan milik petani seluas 1.200 hektare sejak tahun 2006, tanpa memiliki hak guna usaha (HGU) dari Pemkab Kampar.
Kasus berawal sejak 8 tahun lalu. Saat itu 177 rumah warga digusur berdasarkan surat pengumuman Camat Tapung Hilir, tanpa ada proses pengadilan. Meski demikian, kasus sengketa lahan itu tidak kuinjung selesai. Bahkan beberapa warga menyatakan, PT Raka telah mengintimidasi warga dengan membakar perpustakaan desa tanpa diproses secara hukum.(RIZ)
Selasa, 20 April 2010
UP DATE DEMO PENETAPAN IBU KOTA KECAMATAN
Ribuan masyarakat desa Sibiruang Kecamatan Koto Kampar Kabupaten Kampar Riau Selasa pagi ini kembali berunjuk rasa di DPRD Kampar. Dalam demo penetapan ibu kota Kecamatan itu pengunjuk rasa sempat terjadi keributan dengan petugas Satpol PP yang menghadang mereka di pintu masuk gedung DPRD
demo ribuan warga ini merupakan aksi lanjutan karena belum adanya keputusan yang resmi dari DPRD Kampar atas penetapan ibu kota Kecamatan Koto Kampar Hulu di Desa Tanjung pindah ke Desa Sibiruang. Ribuan warga ini datang dengan mengusung berbagai macam spanduk dan poster yang intinya mendesak dewan mengeluarkan suatu keputusan dengan payung Hukum kuat untuk penetapan ibu kota Kecamatan Koto Kampar Hulu
Aksi demo ini sempat terjadi keributan mulut antara warga dengan petugas Satpol PP didepan pintu masuk gedung DPRD Kampar yang dijaga ketat. Warga yang berusaha ingin masuk dihadang petugas Satpol PP
UP-DATE DEMO PENETAPAN IBU KOTA KECAMATAN
Ribuan Masyarakat Desa Sibiruang Kecamatan Koto Kampar Kabupaten Kampar Riau Selasa (20/ 04) Pagi Ini Kembali Berunjuk Rasa Di DPRD Setempat. Dalam Demo Penetapan Ibu Kota Kecamatan Itu Pengunjuk Rasa Sempat Terjadi Keributan Dengan Petugas Satpol PP Yang Menghadang Mereka Dipintu Masuk Gedung DPRD.
Demo Ribuan Warga Ini Merupakan Aksi Lanjutan Karena Belum Adanya Keputusan Yang Resmi Dari DPRD Kampar Atas Penetapan Ibu Kota Kecamatan Koto Kampar Hulu Di Desa Tanjung Pindah Ke Desa Sibiruang. Ribuan Warga Ini Datang Dengan Menugusng Berbagai Macam Spanduk Dan Poster Yang Intinya Mendesak Dewan Mengeluarkan Suatu Keputusan Dengan Payung Hukum Kuat Untuk Penetapan Ibu Kota Kecamatan Koto Kapar Hulu.
Aksi Demo Ini Sempat Terjadi Keributan Mulut Antara Warga Dengan Petugas Satpol PP Didepan Pintu Masuk Gedung DPRD Kampar Yang Dijaga Ketat. Warga Yang Berusaha Ingin Masuk Dihadang Petugas Satpol PP